Ramadani, Zazkya Rezki (2024) Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Gangguan Fungsional Lumbal Akibat Low Back Pain Non Spesifik di RSUD K.H Hayyung Kabupaten Kepulauan Selayar. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
KTI_ZAZKYA_REVISI_(1) (1) (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Low Back Pain Non Spesifik didefinisikan sebagai nyeri di bagian pinggang yang terjadi tanpa penyebab yang jelas. Low Back Pain Non Spesifik adalah cedera atau faktor mekanis yang menyebabkan gangguan struktural pada tulang belakang lumbal. Fisoterapi sebagai tenaga Kesehatan memiliki peran untuk menimalisir resiko komplikasi yang lebih serius dari nyeri pinggang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada gangguan aktivitas fungsional lumbal akibat low back pain non spesifik. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus, penelitian yang mendalam tentang satu jenis kasus dengan tiga sampel, memberikan perlakuan yang sama kepada ketiga sampel selama penelitian, dianalisis secara keseluruhan dan hasil yang dicapai dievaluasi. Dengan memberikan perlakuan atau terapi pada sampel tersebut selama penelitian. Kemudian diberikan intervensi berupa MWD, TENS, dan William Flexion Exercise. Hasil yang di dapatkan setelah dilaksanakan 8 kali terapi adalah penurunan nyeri pada Ny. R untuk nyeri gerak dari 6,6 menjadi 3,8, nyeri tekan dari 7,6 menjadi 3,4, nyeri diam dari 3,4 menjadi 1,5, Ny. M untuk nyeri gerak 5,8 menjadi 3,8, nyeri tekan 6,7 menjadi 3,5, nyeri diam 2,8 menjadi 1,5, sedangkan pada pasien Ny. S terjadi penurunan nyeri untuk nyeri gerak 6,3 menjadi 3,7, nyeri tekan 7 menjadi 4,3, nyeri diam 3,7 menjadi 1,7. Untuk hasil pengukuran spasme terjadi penurunan, Ny. R dari skala frequency grade 3 menjadi grade 2, Ny. M skala frequency grade 2 menjadi grade 1, dan Ny. S skala requency grade 3 menjadi grade 2. Sedangkan untuk hasil pengukuran aktifitas fungsional terjadi peningkatan, Ny. R dari nilai 52 % ( Disabilitas Berat) menjadi 32 % ( Disabilitas Sedang), Ny, M dari nilai 38 % ( Disabilitas Sedang ) menjadi 16 % ( Disabilitas Ringan ), dan Ny. S dari nilai 46 % ( Disabilitas Berat ) menjadi 26 % ( Disabilitas Sedang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah nyeri berkurang, spasme berkurang, dan peningkatan aktivitas fungsional lumbal. Dengan demikian penggunaan MWD, TENS, dan William Flexion Exercise dapat digunakan pada pasien Low Back Pain Non Spesifik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RP Physiotherapy |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi |
| Depositing User: | Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id |
| Date Deposited: | 26 May 2026 06:01 |
| Last Modified: | 26 May 2026 06:01 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1443 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
