Beda Pengaruh Contract Relax Stretching dengan Integrated Neuromuscular Inhibition Technique Terhadap Penurunan Nyeri Fungsional Pada Low Back Pain Miogenic Di Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM) Makassar

AMAR, INDARTI (2023) Beda Pengaruh Contract Relax Stretching dengan Integrated Neuromuscular Inhibition Technique Terhadap Penurunan Nyeri Fungsional Pada Low Back Pain Miogenic Di Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM) Makassar. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
02. SKRIPSI INDARTI AMAR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Low Back Pain Miogenic umunya terjadi ketika seseorang berada dalam posisi statik yang terlalu lama saat beraktivitas sehingga otot akan mengalami spasme/tighness, dimana pada kasus LBP Miogenic otot yang sering mengalami spasme/tighness adalah otot Quadratus Lumborum dan Erector Spine, hal ini yang menyebabkan keterbatasan melakukan aktivitas fungsional Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan pengaruh Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dengan Contract Relax Stretching terhadap penurunan nyeri fungsional pada Low Back Pain Miogenic. Penelitian ini menggunakan pre test - post test two group design, yaitu penelitian yang menggunakan 2 kelompok sampel; kelompok perlakuan 1 diberikan intervensi Integrated Neuromuscular Inhibition Technique, kelompok perlakuan 2 diberikan intervensi Contract Relax Stretching. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien Low Back Pain Miogenik, dirandomisasi kedalam kelompok sampel, yaitu 15 pasien kelompok perlakuan 1 dan 15 orang kelompok perlakuan 2. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran nyeri fungsional menggunakan skala Patient Spesific Functional Scale saat pre test dan post test Berdasarkan hasil uji paired sample t diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) untuk kelompok perlakuan 1 dan kelompok perlakuan 2 yang berarti bahwa Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dan Contract Relax Stretching dapat menghasilkan penurunan nyeri fungsional yang signifikan pada LBP Miogenic. Berdasarkan hasil uji independent sample t diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) dengan nilai rerata selisih sebesar 41,40% (INIT) > nilai rerata selisih 30,87% (Contract Relax Stretching) yang berarti ada perbedaan rerata selisih yang signifikan antara Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dan Contract Relax Stretching. Kesimpulan penelitian ini adalah Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT) dapat menghasilkan penurunan nyeri fungsional yang lebih besar secara signifikan daripada Contract Relax Stretching pada Low Back Pain Miogenik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RP Physiotherapy
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi
Depositing User: Burhan Burhan
Date Deposited: 27 Apr 2026 03:22
Last Modified: 27 Apr 2026 03:22
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1414

Actions (login required)

View Item View Item