Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Gangguan Respirasi Akibat Bronkhitis Kronik di Balai Besat Kesehatan Paru Masyarakat Makassar

SAPUTRA, MUHAMMAD AFFAN NAIM (2023) Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Gangguan Respirasi Akibat Bronkhitis Kronik di Balai Besat Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
KTI_AFFAN_2023.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Bronkitis kronik merupakan penyakit saluran nafas yang sering didapat di masyarakat, Penyakit ini menjadi masalah kesehatan oleh karena sifatnya yang kronik dan persisten dan progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada pada sesak nafas, restensi sputum dan oenurunan expansi thoraks akibat Bronkhitis kronik di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar.Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, yaitu penelitian yang mendalam pada (1) jenis kasus dengan (2) sampel dan diberikan intervensi kepada sampel tersebut selama 1 bulan, kemudian dianalisis secara mendalam hasil yang dicapai. Hasil yang diperoleh yaitu sesak napas yang diukur dengan Modified Borg Scale dan London Chest of Activity Daily Living scale, retensi sputum yang diukur dengan auskultasi serta penurunan expansi thoraks yang diukur dengan mid line. Problematik fisioterapi yang ditemukan adalah sesak napas, retensi sputum dan penurunan expansi thoraks. Setelah diberikan intervensi Breathing Exercise dan Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) sebanyak 8 kali diperoleh perubahan pada Modified Borg Scale pada pasien A dari nilai 3 (Moderate) menjadi nilai 1 (Very Slight), sedangkan pasien B dari nilai 4 (Somewhat Severe) menjadi nilai 2 (Slight). Pada London Chest of Activity Daily Living pasien A dari nilai 2 (saya agak sesak) menjadi nilai 1 (saya tidak terengah-engah), sedangkan pasien B dari nilai 2 (saya agak sesak) menjadi nilai 1 (saya tidak terengah- engah). Hasil pemeriksaan auskultasi pasien A dari suara ronchi berat menjadi suara ronchi ringan, sedangkan pada pasien B dari suara ronchi berat menjadi suara ronchi sedang. Pengukuran expansi thoraks pada pasien A mengalami peningkatan selisih dari 1cm menjadi 3 cm, sedangkan pasien B dari 1 cm menjadi 2 cm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Breathing Exercise dan Active Cycle of Breathing Technique ( ACBT ) dapat memberikan efek terhadap penurunan sesak napas, pengurangan sekresi sputum dan peningkatan expansi thoraks pada penderita Bronkhitis Kronik

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RP Physiotherapy
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi
Depositing User: Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id
Date Deposited: 07 May 2026 07:07
Last Modified: 07 May 2026 07:07
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1384

Actions (login required)

View Item View Item