Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Hernia Nukleus Pulposus Lumbal Grade 1-2 di RS. Bhayangkara Kota Makassa

SYAQSHANA, AYA AIMAL (2023) Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Hernia Nukleus Pulposus Lumbal Grade 1-2 di RS. Bhayangkara Kota Makassa. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.

[img] Text
KARYA TULIS ILMIAH AYA AIMAL SYAQSHANA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Hernia Nukleus Pulposus lumbal dapat menimbulkan nyeri radikular ke tungkai karena adanya kompresi pada akar saraf lumbosacral yang berasal dari penonjolan diskus kearah posterolateral. Nyeri radikular tersebut dapat menimbulkan spasme otot quadratus lumborum/erector spine lumbal, yang akhirnya dapat membatasi kemampuan fungsional pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dengan Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation dan Integrated Neuromuscular Inhibition Technique pada kondisi Hernia Nucleus Pulposus Lumbal Grade 1-2, jenis penelitian adalah studi kasus, dilaksanakan di RS. Bhayangkara Makassar. Jumlah sampel sebanyak 2 orang yang memenuhi kriteria sampel. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran nyeri dengan menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan pengukuran kemampuan fungsional dengan menggunakan Patient Specific Functional Scale (PSFS). Hasil pemeriksaan fisioterapi didapatkan diagnose yaitu nyeri menjalar dan keterbatasan aktivitas fungsional akibat hernia nukleus pulposus lumbal. Intervensi yang diberikan sesuai problematik yang didapatkan adalah Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation dan Integrated Neuromuscular Inhibition Technique, diberikan sebanyak 8 kali intervensi. Evaluasi setelah 8 kali terapi; untuk Nn. Ra didapatkan adanya penurunan nyeri diam dari 3 menjadi 0, nyeri tekan dari 6 menjadi 1, dan nyeri gerak dari 7 menjadi 2, kemudian terjadi peningkatan kemampuan fungsional dari 16 menjadi 29; untuk Ny. Re didapatkan adanya penurunan nyeri diam dari 3 menjadi 0, nyeri tekan dari 6 menjadi 1, dan nyeri gerak dari 8 menjadi 3, kemudian terjadi peningkatan kemampuan fungsional dari 14 menjadi 25. Kesimpulan penelitian ini adalah penatalaksanaan fisioterapi dengan Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation dan Integrated Neuromuscular Inhibition Technique dapat menghasilkan penurunan nyeri dan spasme otot, serta menghasilkan peningkatan kemampuan fungsional

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RP Physiotherapy
Divisions: Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi
Depositing User: Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id
Date Deposited: 29 Apr 2026 07:09
Last Modified: 29 Apr 2026 07:09
URI: http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1325

Actions (login required)

View Item View Item