TAMIR, ABDULLAH (2023) Penatalaksanaan Fisioterapi pada Gangguan Fungsional Knee Joint Akibat Osteoarthritis di RSUD Labuang Baji. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Makassar.
|
Text
BISMILLAH%20KTI%20TAMIRdocx.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Osteoarthritis knee merupakan penyakit degeneratif pada sendi lutut dan arthritis paling umum yang menyebabkan nyeri, keterbatasan mobilitas serta mempengaruhi kemandirian dan kualitas hidup. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, yang bertujuan untuk mengetahui Penatalaksaan Fisioterapi dengan menggunakan intervensi TENS, Traksi-Translasi, dan Strengthening Exercise yang telah dilaksanakan pada tanggal 18 Februari hingga 18 Maret 2023, sedangkan alat ukur yang digunakan adalah VAS, Goniometer, 10MWT, MMT, dan WOMAC Hasil penelitian berdasarkan pemeriksaan fisioterapi didapatkan diagnosa yaitu nyeri & hypomobile knee serta gangguan fungsional berjalan akibat Osteoarthritis knee, dengan beberapa problematik berupa nyeri gerak dan tekan, kelemahan otot Fleksor dan ekstensor knee joint, gerakan fleksi dan ekstensi knee yang terbatas, serta gangguan aktivitas fungsional. Setelah dilakukan terapi berupa TENS, Traksi-Translasi dan Strengthening Exercise didapatkan VAS untuk nyeri gerak dari 8,2 menjadi 4,2, nyeri tekan dari 7,4 menjadi 4,1 pada pasien X, pada pasien Y nilai VAS Nyeri gerak dari 7,8 menjadi 3,6 nyeri tekan dari 7,2 menjadi 3,2. Perubahan ROM fleksi dan ekstensi didapatkan aktif ROM dari S:00-100-950 menjadi S:00-00-1350 dan Pasif ROM dari S:00-50-1000 menjadi S:00-00-1350 pada pasien X, pada pasien Y terjadi peningkatan aktif ROM dari S:00-80-1000 menjadi S:00-00-1350 dan pasif ROM dari S:00-50-1000 menjadi S:00-00-1350. Kemampuan mobilitas fungsional didapatkan perubahan nilai 10MWT pada pasien X dari 0,46 m/s menjadi 0,81 m/s, pada pasien Y nilai 10MWT dari 0,55 m/s menjadi 0,83 m/s. Kekuatan otot didapatkan perubahan nilai MMT pada pasien X dari 3+ menjadi 4 dan pada pasien Y nilai MMT dari 3+ Menjadi 4. Perubahan aktivitas fungsional didapatkan perubahan nilai WOMAC pada pasien X dari 57 menjadi 13, pada pasien Y nilai WOMAC dari 53 menjadi 10. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa TENS, Traksi-Translasi dan Exercise Strengthening dapat memberikan efek terhadap penurunan nyeri, peningkatan ROM, peningkatan kekuatan otot dan peningkatan aktivitas fungsional pada penderita osteoarthritis knee.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RP Physiotherapy |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Makassar > Jurusan Fisioterapi |
| Depositing User: | Unnamed user with email hasnawati@poltekkes-mks.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 07:07 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 07:07 |
| URI: | http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/1321 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
